Di ruang sunyi, engkau berdiri tegap
Membasuh jenuh dengan senyum yang hangat
Sabar yang kau punya, takkan pernah padam.
Guruku, kau tak hanya ajarkan angka dan logika
Tentang riuhnya perkalian atau pembagian semesta
Kau tanamkan adab dan santun yang utama
Sempurna nilaimu, terukir abadi di dalam jiwa.
Guruku...
Bagaikan bintang yang terus menyinariku di tengah kegelapan.
Guruku...
Engkau pahlwan yang berjuang tanpa lelah.
Semangatmu berkobar, tak pernah padam meski raga penat.
Dalam doa dan bimbingan yang engkau beri
Kami melangkah menuju masa depan yang gemilang nanti.
Guruku...
Berkat ketulusanmu, kini aku tumbuh menjadi anak berprestasi
Menggapai mimpi yang dulu terasa sunyi.
Tanpamu, aku hanyalah bayangan yang hilang
Tersesat di telan gelapnya kebodohan yang menyuar
Jasamu takkan pernah kulupakan dalam langkah kehidupan
Terukir abadi sebagai bekal menuju kemenangan.

PIAGAM PENGHARGAAN
Dalam mengikuti kegiatan Festival Literasi Kutai Timur, SDN 007

